Tampilkan postingan dengan label Jurnalis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnalis. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2016

Pengalaman Memang Tak Mampu Untuk DiBeli

Sinjai, 12 April 2016. Cuaca panas dan terik pada hari Sabtu, 9 April 2016 pukul 10.00 WITA beberapa mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Muhammadiyah Sinjai 2016 Posko I Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat. Mereka melakukan perjalanan menuju Dusun Tonrong dan Dusun Laha-Laha dengan berjalan kaki sepanjang 8 Km. Dalam perjalanan sering terhenti akibat lelah dengan medan mendaki dan penurunan.

Bahkan perjalanan sempat terhenti selama 30 menit akibat hujan deras. Tepat pukul 17.30 WITA akhirnya sampai di Kediaman Kepala Dusun Tonrong. (9/4/2016)

Beberapa program kerja akan dilaksanakan di Dusun Tonrong, yakni Pendataan Profil Desa, Bakti Sosial serta pemasangan Papan nama mesjid dan Kepala Dusun. (10/4/2016)

Suka dan duka dalam perjalanan menjadi bumbu, mulai dari gonggongan anjing, jalanan becek, licin, mendaki dan turunan serta hujan gerimispun tak menjadi penghalang.

Dalam perjalanan hanya bersama teman posko menjadi hiburan dengan candaan. Muncullah sebutan seperti Syamara (Jasmadi Akbar), Kafila (Aminuddin), Bandue (Ismail), Suranga (Hamzah), La sahe (Ade Setiawan), La fako (Fatmawati) dan La bija (Reski Fatimah).

Hal menarik di Dusun Tonrong adalah keramahan penduduk, semangat gotong royong serta penghargaannya masih terjaga. Satu kesimpulan yang membekas dalam ingatan bahwa PENGALAMAN MEMANG TAK MAMPU UNTUK DIBELI.

Jumat, 25 Maret 2016

Memanfaatkan Lahan Pekarangan Rumah

Sinjai, 26 Maret 2016. Pagi tadi, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Muhammadiyah Sinjai di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai melakukan kegiatan penanaman tanaman sayuran dan buah-buahan dengan memanfaatkan pekarangan rumah.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKL STISIP Muhammadiyah Sinjai di Desa Terasa. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai media tanaman sayuran dan buah-buahan untuk keperluan sehari-hari. Adapun jenis tanamannya seperti kangkung darat, sawi, cabai rawit serta tomat.
Kegiatan ini pun rencananya akan dilakukan dibeberapa dusun di Desa Terasa.



Minggu, 20 Maret 2016

Mengumpulkan Batu Untuk Pembangunan Mesjid

Sinjai, 20 Maret 2016. Puluhan warga Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai bersama dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Muhammadiyah Sinjai bergotong royong mengumpulkan batu untuk pembangunan mesjid di Dusun Bontosunggu. Kegiatan tersebut sangat antusias dilaksanakan oleh warga. Selain itu, beberapa warga dan mahasiswa di Dusun lain juga melaksanakan gotong royong.
Kegiatan gotong royong menjadi agenda rutin dilaksanakan oleh masyarakat Desa Terasa setiap hari minggu.




Minggu, 13 Maret 2016

Semangat Gotong Royong di Desa Terasa

Sinjai, 13 Maret 2016. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Muhammadiyah Sinjai di Desa Terasa melakukan kegiatan Bakti Sosial bersama dengan masyarakat di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 13 Maret 2016 yang berlangsung sejak pukul 09.00 sampai 12.30 WITA.
Bakti sosial dilaksanakan di jalan yang menghubungkan Desa Bonto Salama dengan Desa Terasa yang merupakan jalur transportasi utama masyarakat.
Kegiatan ini sangat antusias dihadiri oleh Masyarakat Desa Terasa serta Camat Sinjai Barat yang juga Pelaksana Tugas Kepala Desa Terasa.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong Masyarakat Desa Terasa masih kuat dan solid.






Kamis, 11 Februari 2016

Wisata Taman Hutan Raya Abd. Latief


Sore itu, Kamis (10/2/2016), cuaca hujan ringan. Beberapa pengendara roda dua menyusuri jalanan berkelok dan mendaki menuju salah satu objek wisata Taman Hutan Raya Abd. Latief yang merupakan wilayah Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Rombongan tersebut merupakan mahasiswa Sinjai yang ingin melakukan observasi dan kunjungan di tempat tersebut.


Di Taman Hutan Raya Abd. Latief tersebut terdapat berbagai jenis tumbuhan dan beberapa satwa yang dilindungi. Selain itu, juga terdapat beberapa villa yang yang tersedia untuk beristirahat. Keadaan iklim yang dingin dan berkabut menjadikan salah satu tempat yang menarik untuk berakhir pekan.



Senin, 19 Oktober 2015

“Mencari Keadilan dari Banding sampai Kasasi”

Beberapa pekan belakangan ini kita disibukkan menyaksikan peristiwa kabut asap yang melanda beberapa provinsi di Indonesia, kabut asap yang terjadi bahkan sampai tersebar ke Negari tetangga. Kabut asap yang terjadi akibat pembakaran lahan, hal ini tidak lagi asing bagi warga provinsi riau dan beberapa daerah lainnya di Sumatra, kalimantan, Maluku dan papua. Setiap terjadi musim kemarau maka masyarakat daerah tersebut akan was-was akan terjadinya kebakaran yang akan menimbulkan kabut asap, sering mucul perdebatan persoalan siapa yang seharusnya disalahkan. Seperti beberapa pendapat bahwa masyarakat yang membuka lahan sebagai pelakunya  adapula yang lain mengatakan bahwa perusahaan sawitlah sebagai pelaku utamanya yang pada akhirnya melahirkan berbagai gelombang protes terhadap  kejadian tersebut. Beberapa perusahaan yang dianggap sebagai pelaku pembakaran lahan kemudian mendapat lampu merah dari pemerintah, bahwa akan dilakukan pemutusan surat  izin usaha.